Kangen Sagon Kelapa

Seporsi Sagon Kelapa (foto by habiburrohman)

SAGON, kue semprit, kue semprong, koyah, satu kacang hijau, hanyalah beberapa jenis jajanan tempo dulu yang keberadaannya mulai langka tergerus jajanan modern. Jajanan tempo dulu yang sangat diakrabi lidah para orangtua, paman, bibi, dan kakek, nenek ini jauh di kenal anak-anak masa kini. Kaum muda ini tentu relative akrab dengan donat dan pizza. Beda zaman, beda selera. Kalaupun jajanan tempo dulu ini ingin diburu, justru hanya bisa ditemukan di beberapa toko yang khusus menyediakan jajanan sebagai oleh-oleh atau buah tangan. 

Jika pun harus di datangi langsung di sentra perajin jajanan tempo dulu, tidak setiap hari beruntung menemukan aktivitas mereka tengah asyik meracik jajanan yang banyak menyimpan kenangan ini. Suasana ramai meracik jajanan tempo dulu hanya ramai di saat-saat tertentu saja. Misalnya saat Lebaran tiba.

Namun, membawa pulang sebungkus atau dua bungkus jajanan tempo dulu ini tentu mampu mengobati rasa kangen. Dan jika memiliki waktu luang untuk meracik sendiri jajanan tempo dulu, mengapa tidak?

Minggu ini cobalah memupus rasa rindu dengan membuat sagon kelapa dan satu kacang hijau.

Resep dasar jajanan tempo dulu ini bisa dibuat dengan menambahkan bahan lain sebagai citarasa baru. Atau, buatlah racikan asli seperti jaman kita muda dulu, semua terserah Anda. ***

Sagon Kelapa

Bahan:
300 gram kelapa parut sungrai (panjang), sangrai kering
250 gram tepung ketan
1/2 sendok teh garam
175 gram gula pasir
50 ml air

Meraciknya:
1
. Campur kelapa, tepung ketan, gula pasir, aduk rata dengan memercikkan air matangdi atas adonan, hingga tidak ada bagian yang menggumpal.

2. Ambil sesendok adonan, lalu isi ke dalam cetakan oval. Tekan-tekan agar padatkan, lalu keluarkan dan atur di dalam loyang kue. Lakukan hingga adonan habis. Baru panggang dalam oven yang sudah dipanaskan hingga kue kering dan matang (sekitar 20 – 25 menit).

3. Setelah matang, angkat kue dan biarkan dingin sebelum disimpan dalam stoples.

TIPS
>
Tepung ketan bisa juga diganti dengan tepung sagu dengan takaran yang sama, meski citarasa akhir sagon memiliki sedikit perbedaan.

> Ada juga dari bahan peracik yang sama, masih diimbuhkan margarine, kuning telur, dan vanili. Jika Anda menambahkan margarine sebagai salah bahan peracik sagon, langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan menggocok margarine hingga pucat, lalu campur kuning telur dalam campuran margarine, kocok kembali sebentar agar adonan tercampur rata, sisihkan.

> Dalam wadah lain campur bahan campur bahan kelapa parut, gula, vanili, dan garam, aduk rata dengan cara meremas-remasnya hingga rata, baru masukkan tepung sagu/ketan. Aduk kembali, lalu masukkan kocokan margarine. Olah seperti biasa dengan cara memanggangnya hingga matang.

Iklan

Tentang trihatma

...KETIKA UJARAN TIDAK LAGI DIDENGAR, MAKA KANAL YANG MENAWARKAN BEGITU BANYAK LABIRIN KATA KATA MENJADI PILIHAN. DI SINILAH SAYA MEMBERI PENANDA, SEBATAS RANGKAIAN KATA KATA, YANG SETIDAKNYA SANGAT BERMAKNA BUAT SAYA, SEMOGA DEMIKIAN DENGAN SEJAWAT DI BELAHAN MANAPUN ANDA BERADA...
Pos ini dipublikasikan di Harian Surya, Racikan Tri... dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s